Koalisi Organisasi Masyarakat Adat dan Masyarakat Sipil menyampaikan laporan kepada Komite Penghapusan Diskriminasi Rasial, Perserikatan Bangsa-Bangsa menolak segala ancaman terhadap hak masyarakat adat di Kalimantan 15 Juli 2020 ” Di Kalimantan Timur, sebagai contoh, antara tahun 2012 dan 2016, luas lahan yang diperuntukkan untuk perkebunan kelapa sawit meningkat sebanyak 36% dan kabupaten-kabupaten penghasil kelapa sawit […]

Read More

( Awal mulanya ada seorang manusia yang  bernama Silu dan Ine Lintai di tanjung tasik(Pesisir) mereka hidup terpisah, silu tersebut mempunyai anak buah yaitu tawon yang menghasilkan madu, diantara jarak silu dengan inelintai tersebut hidplah seorang mahluk gaib atau dalam bahasa muluy disebut ‘Uwok’ , yaitu sebutan yang biasa di gunakan untuk menyebut hantu, hantu […]

Read More

Bogor, 12 Februari 2019. 60 organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Jaringan Pemantau Independen Kehutanan menilai terbitnya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No 106 tahun 2018 akan berdampak meningkatnya laju kehilangan hutan alam di Indonesia. Peraturan ini telah membebaskan status perlindungan terhadap spesies kayu endemik yang sebelumnya dilindungi sehingga bebas untuk dimanfaatkan dan diperdagangkan. […]

Read More

Peta sebaran wilayah kelola masyarkat Desa Swan Slutung dan Kampung Mului. Kedua wilayah tersebut memilik luasan sekitar kurang lebih 14 ribu Hektar (SwanSlutung-Mului), namun khusus untuk wilayah kampung dan Hutan Adat Mului sendiri memiliki luasan 7.380 Ha yang penerbitan Surat Keputusan (SK) pengakuan dari Bupati Paser, sampai sekarang masih dalam proses. (http://padi.or.id/wp-content/uploads/2017/11/PETA-SWAN-MULUI.jpg)

Read More