( Awal mulanya ada seorang manusia yang  bernama Silu dan Ine Lintai di tanjung tasik(Pesisir) mereka hidup terpisah, silu tersebut mempunyai anak buah yaitu tawon yang menghasilkan madu, diantara jarak silu dengan inelintai tersebut hidplah seorang mahluk gaib atau dalam bahasa muluy disebut ‘Uwok’ , yaitu sebutan yang biasa di gunakan untuk menyebut hantu, hantu […]

Read More

Bogor, 12 Februari 2019. 60 organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Jaringan Pemantau Independen Kehutanan menilai terbitnya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No 106 tahun 2018 akan berdampak meningkatnya laju kehilangan hutan alam di Indonesia. Peraturan ini telah membebaskan status perlindungan terhadap spesies kayu endemik yang sebelumnya dilindungi sehingga bebas untuk dimanfaatkan dan diperdagangkan. […]

Read More

Jalan panjang telah di lalui oleh masyarakat adat mului untuk mendapatkan pengakuaan hutan adatnya, karnaha untuk mendapatkan hutan adat maka harus di akui dulu masyarakat adatnya, di awali dengan pendaftaran, ferifikasih hingga sekarang penyerahan SK MHA kepada masyarakat adat mului, di butuhkan kesabaran dan ketabahan untuk mempetahankan keberadaan mereka sebagai masyarakat adat. Hampir sebagian besar […]

Read More

Setelah melewati beberapa Diskusi Terfokus PADI Indonesia dan Perkumpulan HuMa bersama Wakil Bupati Paser, Sekertaris Daerah Paser, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Paser, serta beberapa Akademisi dan di bantu oleh beberapa ahli, akhirnya mengeluarkan PERATURAN BUPATI PASER Nomor 67 Tahun 2017 tentang PEDOMAN IDENTIFIKASI, VERIFIKASI DAN PENETAPAN MASYARAKAT HUKUM ADAT DI KABUPATEN PASER. PERBUB ini […]

Read More

Setelah melewati peroses yang cukup panjang, Hutan Adat Mului akhirnya dalam beberapa waktu dekat akan mendapatkan Surat Keputusan dari Bupati Paser terkait penetapannya. Semoga peroses ini berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada kendala kedepannya.  

Read More

Peta sebaran wilayah kelola masyarkat Desa Swan Slutung dan Kampung Mului. Kedua wilayah tersebut memilik luasan sekitar kurang lebih 14 ribu Hektar (SwanSlutung-Mului), namun khusus untuk wilayah kampung dan Hutan Adat Mului sendiri memiliki luasan 7.380 Ha yang penerbitan Surat Keputusan (SK) pengakuan dari Bupati Paser, sampai sekarang masih dalam proses. (http://padi.or.id/wp-content/uploads/2017/11/PETA-SWAN-MULUI.jpg)

Read More

Surat Keputusan BUPATI PASER nomor 189.1/KEP-460/2017, Kalimantan Timur tentang Pembentukan Panitia Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten PASER. Menetapkan LSM PADI Indonesia atas nama Ahmad SJA sebagai bagian dari panitia Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Paser, tertanggal 23 Agustus 2017 SK Panitia MHA Paser 2017  

Read More

PADI Indonesia bersama dengan Yayasan RAWIKARA Indonesia dalam waktu dekat ini akan berbagi sinar terang di Kampung Mului, Desa Swan Slotung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk membawa harapan baru bagi masyarakat kampung Mului dengan berbagi sinar terang berupa lampu solar sel yang ramah lingkungan dan ramah perawatan. Cek lengkapnya […]

Read More

Pelatihan Kapasitas CSO Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkeadilan Gender Dan Inklusi Sosial Di Landscape Bulungan Gender dan Sumber Daya Alam (SDA) merupakan dua hal yang tidak dapat di pisahkan, sejak awal proses manusia mulai memanfaatkan alam untuk bertahan dan melanjutkan hidup maka sejak itu pulalah nilai-nilai gender terintegrasi dan terbukti mampu menjaga keseimbangan alam […]

Read More